Selamat Datang (Teks Jalan)

Selamat Datang Di Situs KUA Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas Propinsi Jawa Tengah

Selasa, 25 September 2012

KH. Tholchah Hasan: Capaian dan Pengaruh Pendidikan Agama Dipertanyakan


Jakarta (Pinmas)—Capaian dan Pengaruh Pendidikan Agama dipertanyakan. Penegasan ini disampaikan oleh pakar pendidikan Islam, KH. Tholchah Hasan, ketika menjadi narasumber dalam Temu Pakar Pendidikan Islam: Deradikalisasi, Multikultural, Wawasan Kebangsaan, serta Penguatan Akhlakul Karimah, di Hotel Santika, TMII, Jakarta, Senin (24/09).
“Banyaknya perilaku menyimpang di kalangan pemuda pelajar, seperti radikalisasi, narkoba, pergaulan bebas, dan kriminalitas, memunculkan pertanyaan tentang sampai di mana capaian dan pengaruh Pendidikan Agama Islam (PAI) terhadap perubahan perilaku dan sikap peserta didik di sekolah,” ujar Kyai Tholchah.
Menurut Kyai Tholchah, setidaknya ada 5 faktor yang perlu dicermati dalam merespon problem pendidikan PAI, yaitu: Pertama, faktor guru agama dan kompetensinya. Problem penguasaan materi ajar guru PAI masih sangat terbatas.
Bahkan, tidak semua guru agama di sekolah mempunyai kelayakan mengajar agama, baik dari segi penguasaan bahan ajar, performa dalam menjalankan tugas, maupun keteladanan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu, perlu adanya pembekalan berkesinambungan bagi peguatan penguasaan guru terhadap materi ajar.
Selain itu, pendidikan agama juga lebih terfokus pada aspek kognitif, bukan efektif. Pendidikan agama masih terhenti pada pengajaran ilmu agama, belum mencapai internalisasi nilai. Pendekatannya masih pada a’malul jawarih, tidak sampai a’malul qulub.
Guru agama juga lebih mencerminkan dirinya sebatas sebagai pendidik professional, tidak bisa menjadi pendakwah yang bertanggungjawab terhadap pendidikan spiritual. Kompetensi leadership guru agama lemah. Padahal, menurut Kyai Tholchah, di luar kompetensi pendidik yang diatur dalam PP 19/2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, khusus guru agama, harus ada 2 kompetensi yang dikuasai, yaitu: leadership dan spiritual. Akibat dari semua ini adalah pendidikan agama di sekolah terasa kering.
Kedua, faktor habituasi yang kurang mendukung. Menurut Kyai Tholchah, guru agama kurang menggunakan soft-skill secara kreatif sehingga sulit dalam membentuk lingkungan keagamaan yang mendukung. Selain itu, apresiasi dan dukungan komunitas sekolah juga sering kurang memadai. Akibatnya fasilitas dan sarana pembejaran PAI sangat terbatas.
Ketiga, kelangkaan figur teladan. Pendidikan agama dan pembentukan karakter luhur, membutuhkan figur keteladanan (uswah hasanah). Tanpa itu, pendidikan agama akan kering dan hambar. Sayangnya, keteladanan justru mulai langka di sekolah. Guru agama bahkan tidak mampu menjadi teladan di sekolahnya. Banyak guru agama yang minder di sekolahnya, dan merasa lebih rendah di banding guru lain.
Keempat, lemahnya pembinaan. Dinamika sosial yang demikian kompleks menuntut adanya pembinaan terhadap guru agama untuk mengurangi kesenjangan wawasan dan ilmu pengetahun.
Tampil sebagai narasumber kedua, Azyumardi Azra sependapat dengan gagasan yang diusulkan oleh Kyai Tholchah. Lebih dari itu, Azyumardi menegaskan bahwa pentingnya program dan upaya yang dilakukan secara simultan menyangkut pendidikan agama.
“Tidak hanya dilakukan oleh Direktorat PAI, tapi juga direktorat lainnya,” tegas Azyumardi.
Lebih lanjut, Azyumardi meminta agar kurikulum mata pelajaran PAI direview. Topik-topik tertentu harus dapat dikontekstualisasikan dengan kebangsaan dan kenegaraan. Keimanan tidak sekedar beorientasi pada pembahasan tentang keimanan terhadap Tuhan, tetapi juga menyangkut kecintaan terhadap tanah air dan amal saleh. “Perlu konsolidasi organisasi siswa, (OSIS, Rohis, IPNU/IPPNUIPMPII, dan lainnya), dan training kepemimpinan yang berorientasi pada kontekstualisasi ajaran Islam dalamkehidupan berbangsa dan bernegara,” tutup Azyumardi. (mkd)

Rabu, 19 September 2012

PROSEDUR PERNIKAHAN

  • Prosedur Nikah bagi WNI
  1. CATIN (Calon Pengantin) datang ke KUA (Kantor Urusan Agama) Kecamatan Japah untuk mengisi formulir pendaftaran Nikah yang disediakan oleh KUA.
  2. Waktu pendaftaran minimal 10 hari kerja sebelum pelaksanaan Akad Nikah.
  3. Membawa Surat Keterangan untuk Nikah (Model N1), Surat Keterangan Asal-usul (Model N2), Surat Persetujuan mempelai (Model N3), Surat Keterangan tentang Orang Tua (Model N4), dan Surat Pemberitrahuan Kehendak Nikah (Model N7) dari Kantor Desa/Kelurahan setempat. 
  4. Membawa bukti Imunisasi TT.1 bagi CATIN wanita dari Puskesmas/Rumah Sakit setempat.
  5. Membawa Foto Copy KK (Kartu Keluarga), KTP dan Akte Kelahiran.
  6. Membawa Surat izin dari orang tua (Model 5) bagi yang belum berusia 21 tahun.
  7. Membawa. Surat Izin pengadilan apabila tidak ada izin orang tua / wali (bagi yang belum berusia 21 tahun).
  8. Membawa   Surat Keterangan Kematian (Model N6) bagi janda/dua yang ditinggal mati oleh suami/isterinya dengan dilampiri Akta Kematian atau Surat Keterangan Kematian suami/isteri yang ditanda tangani oleh Kepala Desa/ Lurah atau pejabat berwenang yang menjadi dasar pengisian Model N6.
  9. Membawa   Dispensasi dari pengadilan bagi calon suami yang belum berumur 19 tahun dan bagi calon isteri yang belum berusia 16 tahun.
  10. Membawa   Surat izin dari atasan / kesatuan jika CATIN adalah anggota TNI/POLRI.
  11. Membawa   Surat izin pengadilan bagi suami yang hendak beristeeri lebih dari seorang.
  12. Membawa   Akta Cerai atau Kutipan Buku Pedaftaran Talak/Cerai bagi  bagi mereka yang perceraiannya terjadi sebelum berlakunya Undang-undang No. 7 Tahun 1989.
  13. Membawa  Surat ganti nama bagi warga Negara Indonesia keturunan.
  14. Pas Foto berwarna background biru Ukuran 2X3 sebanyak 5 lembar.
  15. CATIN (Calon Pengantin) wajib mengikuti kursus Calon Pengantin (SusCatin).
  16. Membayar Biaya  Pencatatan Nikah.
  17. Pelaksanaan Akad Nikah dipimpin oleh PPN (Pegawai Pencatat Nikah) atau Penghulu.
  18. PPN/Penghulu menyerahkan Buku kutipan Akta Nikah kepada Calon Pengantin sesaat setelah Akad Nikah.
  • Prosedur Nikah bagi WNA
Bagi Warga Negara Asing (WNA) yang akan melakukan pernikahan dengan Warga Negara Indonesia, maka yang bersangkutan harus memenuhi persyaratan sebagai berikut :
  1. Foto Copy Paspor yang bersangkutan.
  2. Surat izin menikah/status dari Negara atau perwakilan Negara yang bersangkutan dan telah diterjemahklan ke dalam Bahasa Indonesia oleh penerjemah resmi.
  3. Pas photo berwarna background biru ukuran 2X3 sebanyak 5 lembar.
  4. Kepastian kehadiran wali atau menyerahkan wakalah wali bagi WNA wanita.
  5. Membayar Biaya Pencatatan Nikah.
  6. Pelaksanaan Akad Nikah dipimpin oleh PPN (Pegawai Pencatat Nikah) atau Penghulu.
  7. PPN/Penghulu menyerahkan Buku kutipan Akta Nikah kepada Calon Pengantin sesaat setelah Akad Nikah.

Senin, 17 September 2012

Rektor UIN Malang: Kekerasan Sampang, Gagalnya Sistem Pendidikan Islam


Foto
Pendis - "Selama ini telah terjadi kesalahan sistem pendidikan, khususnya pendidikan agama Islam yang hanya mengajarkan Islam secara ritual saja. Padahal banyak hal yang bisa diajarkan termasuk amal sholeh," kata Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof Dr Imam Suprayogo, Selasa (28/08).

Kasus kekerasan yang terjadi di Sampang, Madura, Jawa Timur, dinilai salah satu kegagalan sistem pendidikan di Indonesia terutama sistem pendidikan Islam. Masyarakat seharusnya tak hanya diajari ritual semata, tapi juga penerapan perdamaian dan menerima perbedaan agama dan aliran yang ada.

Padahal, lanjutnya, pendidikan Agama Islam juga mengajarkan banyak hal yang juga penting dan jauh dari sekedar ritual semata. Seperti, ilmu pengetahuan, keadilan, toleransi, hubungan antar manusia serta amal sholeh yang sangat jarang disentuh.

Hal tersebut disampaikan Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang, Jawa Timur Prof DR Imam Suprayogo, Selasa (28/8/2012). "Kehadiran agama Islam itu untuk membawa perdamaian. Bukan malah hadir untuk kekacauan dan menghadirkan kekerasan. Apalagi kekerasan terjadi sesama umat Islam," jelasnya.

Selama sistem pendidikan yang ada di Indonesia hanya mengajarkan Islam secara ritual, kekacauan dan kekerasan akan kerap terjadi. "Kalau yang diajarkan hanya secara ritual, konflik dan kekerasan akan selalu terjadi," akunya.

Seharusnya jelas Imam, pendidikan Islam juga harus mengajarkan lebih jauh tentang agama dan Islam. Tidak hanya sekedar ritual. "Islam itu menjaga betul perdamaian dan membenci kekerasan. Dari itu, mari ajarkan pengetahuan yang benar dan tepat, ajarkan keadilan dan juga ajari umat itu beramal soleh atas sesama," harap Imam.

Menurut Imam, mendidik umat untuk cinta kedamaian, keadilan dan menerima perbedaan aliran, jarang diterapkan. Hal tersebut yang membuat fanatisme yang berlebihan dan berujung kekerasan. "Saya berharap, kedepan harus ada regulasi dalam sistem pendidikan di Indonesia, dan sistem pendidikan Islam di berbagai lembaga pendidikan yang ada," ujarnya.

Dalam membentuk regulasi sistem pendidikan itu katanya, pemerintah harus melibatkan semua pihak. "Tidak hanya satu sumber. Tapi semua pihak harus dilibatkan. Karena hal itu menyangkut soal pengetahuan keagamaan yang menjadi kebutuhan semua orang," katanya.
(ra/dan berbagai sumber)

Data Rekonsiliasi Pegawai KUA Sokaraja 2012

Data Rekonsiliasi Pegawai KUA  Sokaraja 2012

Minggu, 16 September 2012

DAFTAR CALON JAMAAH HAJI 1433 H
KECAMATAN SOKARAJA
TAHUN 2012
No
Nama Calon Jama'ah Haji
Alamat
Nomor Porsi
Keterangan

Wilayah Sokaraja Wetan



1
SUMANTO bin SATIYO
SOKARAJA WETAN NO 002 RT 02/06
1100218313

2
IMROK ATIN binti SADERI
SOKARAJA WETAN NO 002 RT 02/06
1100218317

3
SALAMAH binti MARDJUNI
SOKARAJA WETAN NO 002 RT 02/06
1100218323


Wilayah Sokaraja Kidul



1
MUBINAH HARYANI binti SABIKUN
JL. GATOT SUBROTO RT 003/002
1100219366

2
ITUK TRI HARTINI binti KUSMAN
JL. AMAD I BLOK 5 SOKARAJA KIDUL
1100230761

3
MOHAMMAD HUSAIN bin MUCHTAR
JL. AMAD I BLOK 5 SOKARAJA KIDUL
1100230765

4
SUPARLIYAH binti ARSAWIREJA
JL. AMAD I RT 07/01 SOKARAJA KIDUL
1100233682







Wilayah Sokaraja Lor



1
SRI MARKATUN binti ACH MURSID
JL. TURMUDZI SOKARAJA LOR RT 04/01
1100209253

2
MUKSONAH binti ACHMAD MURSID
JL.KA. MURSID NO.484  RT 04/03
1100220050

3
SITI KHASANAH binti KOESRIN
JL. TURMUDZI RT 01/01
1100220747

4
HENDRO SURYADI bin ACHMAD MARSODJO
JL. K. MURSID SOKARAJA LOR NO.484 RT 04/03
1100224945

5
SUBIAH binti SUMARTO BIN WIRYASENGAJA
JL. TURMUDZI RT 01/02
1100231949







Wilayah Sokaraja Tengah



1
CHOERIAH binti SAFINGI H
SOKARAJA TENGAH NO.074 RT 05/01
1100216203

2
MUKTASIDAH binti MAKSUDI
SOKARAJA TENGAH RT 04/01
1100220579

3
SADIMAN bin MAD USMAN
SOKARAJA TENGAH RT 04/01
1100220581

4
NASRUDIN bin ACHMAD MUCHDIR KH
KAUMAN RT 05/01
1100220679

5
SRI SUNDARI binti ACHMAD SUHEMI
KAUMAN RT 05/01
1100220696

6
MUSLICH bin MANSYUR MADTAFSIR
SOKARAJA TENGAH RT 02/01
1100233872

7
MULUS TUMSINAH binti ABDUL JALIL
SOKARAJA TENGAH NO.24 RT 01/07
1100234348

8
KUSNI bin AHMADI ARIFIN H
SOKARAJA TENGAH RT 01/07
1100234349

9
SURYATI binti SANMUSDI SANUJI
JL. SIDODADI 3 NO.17 RT 01/07
1100234316

10
SUGIARTO bin AKHMAD DASUKI WIRYONO
JL. SIDODADI 3 NO.17 RT 01/07
1100234317

11
MUHTADIN bin MAKSUDI BN H SUNGEB
SOKARAJA TENGAH RT 05/01
1100234446

12
MUKROMAH binti ABU ANSOR BN KHASAN BARDI
SOKARAJA TENGAH RT 05/01
1100234461







Wilayah Sokaraja Kulon



1
SUMINAH binti H ABDUL SYAKUR
SOKARAJA KULON RT 03/07
1100211351

2
SUTIMIN bin SUNARDI
SOKARAJA KULON RT 03/07
1100211353

3
SUTARMI binti SIMAN ARJODIKROMO
SOKARAJA KULON RT 07/06
1100222685

4
AMRIN WINARNO bin SUYONO
SOKARAJA KULON RT 07/06
1100222690

5
SUTOMO bin TAWAN DWIJO SASMITO
SOKARAJA KULON RT 06/06
1100224630

6
SITI SYAMSIYAH binti SASTRO SENTONO
SOKARAJA KULON RT 06/06
1100224646

7
SATIRAH binti TASWIREJA BIN KASTAWI
SOKARAJA KULON RT 05/08
1100225449

8
NGATIAH binti MOHAMAD KUSNAENI SANANWARI
SOKARAJA KULON RT 02/06
1100225827

9
UMI HIDAYATI binti AMIN MAHMUDIN SANMARUF
SOKARAJA KULON RT 03/06
1100225842

10
DJUMIAH binti ACHMAD SAJIRUN
SOKARAJA KULON RT 03/07
1100226556

11
TARSIDI WIRYO UTOMO bin SANSUKARDI
SOKARAJA KULON RT 02/06
1100229130

12
SARBINI bin SAMINGAN
JL. KEBUTUH 024 RT 02/02
1100234728

13
SUMIATI binti SANMUSDI BIN SANUDJI
JL. KEBUTUH 024 RT 02/02
1100234741

14
TUGIMAN bin TOWIRADI TOWIJOYO
PEJATEN RT 05/06
1100236370

15
SARBIJAH binti ARSAMEJA
JL. ABDUL KADIR NO.570 RT 02/06
1100229136







Keodndong



1
SITI ASIYAH binti CHASAN SURURI
KEDONDONG RT 04/02
1100208186

2
IMAM PURWANTO bin PUJO SAPUTRA
KEDONDONG RT 04/02
1100222328







Karangduren



1
ARIEF SUGIHARTO bin SUKAR DARMOWIKARTO
KARANGDUREN RT 05/01
1100213842

2
NURWIYATRI binti SUHARDJA
KARANGDUREN RT 05/01
1100213844

3
SUDJONO bin MUDASIR MADROWI
KARANGDUREN RT 01/03
1100227779

4
CHOMSIYAH binti ILYAS NGALIWITANA
KARANGDUREN RT 01/03
1100227784







Klahang



1
SUDIJARTI binti ACHMAD SAYIDI
KLAHANG RT 02/04
1100213910

2
MUDRIKIN bin MUHAJIR
KLAHANG RT 02/04
1100213911

3
MUCHARIR bin MOCHAMAD KUSEN
KLAHANG RT 04/03
1100230651

4
ENDANG KOMALASARI binti KOMAR
KLAHANG RT 04/03
1100230661







Banjarsari Kidul



1
MARHUDI AL GUMUN bin TAWIKRAMA
BANJARSARI KIDUL RT 01/04
1100216875







Jompo Kulon














Banjaranyar














Lemberang



1
SACHINI binti MAD YUSRI
LEMBERANG NO.16 RT 02/01
1100220419







Pamijen



1
FACHRUDIN bin KHASAN SURURI
JL. PAMIJEN RT 05/02
1100215039

2
TITI BAROROH binti DJOHARI EFENDI
PAMIJEN RT 01/04
1100215349

3
SUPRIYANTO bin MARDIWIYONO
PAMIJEN RT 01/04
1100215350







Karangkedawung



1
ANDITIA NUGROHO bin BAMBANG SUDIRMAN
KARANGKEDAWUNG RT 02/01
1100211258

2
SUDARSO bin MASTURI
KARANGKEDAWUNG RT 04/02
1100219917

3
BUDIARTO bin TARJUKI BIN TAPSIREJA
KARANGKEDAWUNG RT 05/01
1100229643

4
SITI SUMARTINAH binti MARTAJI
KARANGKEDAWUNG RT 02/01
1100231128







Karangnanas



1
TATI SUBEKTI binti CATAM SASTRO MIHARJO
KARANGNANAS RT 01/01
1100223475

2
MUTHOLI bin SAN MUKSIN
KARANGNANAS RT 01/01
1100223481

3
DISEM binti WIRYADI PARDAN
KARANGNANAS RT 01/08
1100225306







Karangrau



1
ERIEKE JUNIANA binti SOEPARMONO
PERUM TIARA PERMAI 2 BLOK D 8
1100208170

2
YUDI ADI WIBOWO bin SUJUD
PERUM TIARA PERMAI 2 BLOK D 8
1100208172

3
NAFSIATUL ISLAMMIYAH binti SLAMET SUTOPO
PERUM TIARA PERMAI 2 BLOK A 10 RT 02/05
1100210775

4
SYUHADA bin MOCHAMAD SYAMSYURI
PERUM TIARA PERMAI II/B NO.23 RT 02/05
1100237627

5
PANGESTUTI binti R. DJOKO WARSITO
PERUM TIARA PERMAI II/B NO.23 RT 02/05
1100237630

6
ENDANG TEDJOWATI binti MUHAIL
JL. SUNAN GIRI NO.28 B RT 03/01
1100236691







Wiradadi









Kalikidang



1
MUHAMMAD NASTHOLIH bin MUCHLIS H
PERUM KALIKIDANG BLK C 1/15 RT 07/07
1100213116

2
KARSO bin MARTO SUWITO
KALIKIDANG RT 01/04
1100216615

3
SURATMI binti WIRYO SUDARMO
KALIKIDANG RT 01/04
1100216620

4
KARTIM SISWANTO bin MULYATI WARID
KALIKIDANG RT 02/04
1100221311

5
SUPARTI binti MUCHROJI
KALIKIDANG RT 02/05
1100221319

6
SETIYA BUDIUTAMA bin M NASIHIN
KALIKIDANG RT 05/07
1100225003

7
YULI PURWAYANTI binti MUSTOFA
KALIKIDANG RT 05/07
1100225012

8
SADAM KARTO HUSODO bin KERTA MAMAD
KALIKIDANG RT 02/02
1100228705

9
SUKARNI binti SUNARTO
KALIKIDANG RT 02/02
1100228712

10
SAMINEM binti KASMIARJO
KALIKIDANG RT 02/06
1100228811

11
SARWONO bin HAJI SUKARDI BN MUZENI
KALIKIDANG RT 01/01
1100231120

12
JUMIRAH binti MULYAWIREJA BN MULYAWITANA
KALIKIDANG RT 01/01
1100231123

13
SLAMET bin KARTASEMITA BN KARYASENTANA
KALIKIDANG RT 03/06
1100232873

14
SRI HARYATI binti KARTAM
KALIKIDANG RT 03/06
1100232888







Cadangan



1
MUHADI bin ACHMAD MUCHTAR H
SOKARAJA TENGAH RT 05/01
1100238499

JUMLAH:
82
orang